Yang Harus Diperhatikan & Jangan Dilakukan Ketika Membuat Logo Perusahaan

6:11 PM

Membuat suatu desain memang tidak semudah yang dibayangkan, namun juga tak perlu dibuat rumit sehingga membuang-buang waktu. Terutama dalam membuat logo perusahaan, dimana para desainer harus memperhatikan banyak aspek dan tidak membuatnya secara asal-asalan. Logo memang sepertinya sepele dan hanya sebagai penanda, namun logo juga memegang peranan penting karena itulah identitas visual suatu brand atau perusahaan. Selain itu logo yang baik akan memberikan representasi yang kuat di benak maupun pikiran customer.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika anda membuat suatu desain logo perusahaan. Terdapat hal yang perlu anda lakukan, namun juga terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak anda lakukan, check this out!
Yang Perlu Diperhatikan
  1. Make it Simple
Jargon “Simple is The Best” atau “keep it simple” bukanlah isapan jempol belaka. Konsep desain yang sederhana dan mudah dikenali adalah strategi branding yang sangat efektif dan efisien.  Anda tidak perlu memaksa orang lain untuk melihat desain logo anda yang rumit dan sulit untuk diingat. Bukan berarti desain dengan banyak variasi itu buruk dan “haram”, maksudnya adalah anda harus menyesuaikan karakter yang ingin dibangun oleh perusahaan atau brand dengan visualisasi desain logo yang tepat.
Coba anda lihat logo Nike. Secara teknis, orang awam yang tak paham desain pun pasti bisa membuat logo semacam itu. Namun bukan itu esensinya, intinya adalah bagaimana sang desainer mampu membuat konsep secara baik dengan pertimbangan aspek psikologi yang tepat. Tanpa perlu embel-embel nama brand, semua orang langsung tahu kalau itu adalah logo Nike.
  1. Buatlah Menjadi Fleksibel
Anda perlu ingat, bahwa logo anda tidak hanya akan tampil pada satu media saja. Bila menerapkan integrated marketing, anda pasti akan melakukan promosi di media online, media cetak, bahkan media televisi. Dan pada setiap media yang berbeda,  anda tentunya akan kesulitan bila hanya menggunakan satu logo yang itu-itu saja. Perlu penyesuaian warna atau variasi logo. Maka dari itu anda perlu membuat logo yang dinamis dan fleksibel.
Contohnya logo Apple. Meskipun mereka memiliki bentuk logo yang saklek, namun mereka bisa menyesuaikan logo mereka dengan memberi sentuhan warna yang berbeda namun tetap terasa dinamis.
  1. Perhatikan Aspek Filosofi atau Makna
Logo yang baik merupakan logo yang memiliki makna didalamnya. Karena logo merupakan corporate identitiy, bukan hanya sekedar penyajian grafis semata. Makna tersebut dapat divisualisasikan dari warna logo, bentuk logo, maupun slogan yang menyatu dengan logo.
Seperti logo Puma berikut ini yang memiliki makna khusus dibaliknya. Logo Puma memiliki citra Puma melompat, hewan dinyatakan disebut macan kumbang atau singa gunung. Aktif baik siang dan malam, itu adalah binatang yang kuat dan pemburu ahli yang dapat melompat ke maksimum 20 kaki tinggi dalam single bounce. Dengan memasukkan makhluk dalam logo Puma, perusahaan telah diringkas arti lengkap produk yang menjadi identitas yang kuat. Logo Puma sendiri ciri keandalan merek dan produk-produknya.
Yang Jangan Dilakukan
  1. Jangan Terlalu Rumit dan Variatif
Untuk desain logo, sebaiknya terapkan konsep yang sederhana. Anda harus tetap mengingat, bahwa logo merupakan identitas suatu perusahaan, bukan karya seni. Jadi pentingkan fungsi dibanding selera pribadi. Mungkin anda memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, namun anda juga harus bisa menyesuaikan fungsi dengan konsep logo.
  1. Hindari Klise
Desain yang simpel bukan berarti pasaran atau kuno. Anda harus memikirkan pula mengenai perkembangan zaman. Jangan sampai ada perusahaan lain yang memiliki logo yang mirip dengan logo anda. Contohnya adalah logo yang menampilkan nama perusahaan, itu sudah termasuk klise. Buatlah logo yang kreatif, meski tidak mencantumkan nama perusahaan namun tetap menginterpretasikan perusahaan anda.
  1. Jangan Asal-Asalan Memberikan Warna Logo
Warna merupakan aspek logo yang perlu mendapat perhatian khusus. Dalam pembuatan logo perusahaan, anda harus bisa menyaring warna yang Anda inginkan. Anda tidak bisa meremehkan kekuatan skema warna. Warna memiliki kekuatan untuk mempengaruhi perasaan dan emosi.
Mengapa rata-rata restoran cepat saji dunia memiliki unsur merah dalam logonya, seperti; Pizza Hut, Mc’Donald, KFC, dan lain sebagainya? Menurut survei yang dilakukan oleh perusahaan cokelat, Green & Black, ditemukan bahwa makanan yang berwarna merah akan meningkatkan selera makan seseorang dibanding warna lain. Selain itu makanan berwarna merah juga diklaim bisa membuat perasaan seseorang menjadi lebih bahagia. Secara umum warna merah memang merangsang nafsu makan seseorang.

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Promosi